Penulis: mansaweb

  • Pemantauan Kehadiran Pegawai Pasca Idul Fitri di MAN 1 Pontianak

    Pemantauan Kehadiran Pegawai Pasca Idul Fitri di MAN 1 Pontianak

    Pontianak (Mansa) — Hari kedua masuk kantor pasca cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pontianak kedatangan tamu dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, M. Irsan. Kedatangan Auditor Ahli Muda di madrasah yang beralamat di Jalan H. Haruna Pontianak Barat ini didampingi langsung Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak H. Mi’rad, S.Ag, M.AP dan Kasi Penmad Kemenag Kota Pontianak, Madrais.

    Informasi terkait kunjungan auditor ahli muda Inspektorat Jenderal Kemenag RI ini disampaikan langsung Kepala MAN 1 Pontianak Drs. H. Razali, M.Pd pada Jumat (13/5/2022). Dikatakan Razali bahwa kunjungan tersebut dalam rangka melakukan pemantauan dan evaluasi kehadiran pegawai pasca cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M.

    Lebih lanjut Razali mengatakan, sesuai Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor: SE.12 Tahun 2022 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara Pada Kementerian Agama Pasca Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, MAN 1 Pontianak memberlakukan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) untuk seluruh pegawai, baik Guru maupun TU.*(sumi/ptk)

  • OSIS MAN 1 Pontianak Berbagi Sembako

    OSIS MAN 1 Pontianak Berbagi Sembako

    Pontianak (Mansa) — Tahun ini, OSIS Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pontianak kembali melaksanakan Program kerja di bulan Ramadhan. Kegiatan yang diberi nama “berbagi Sembako” adalah bentuk peduli OSIS MAN 1 Pontianak kepada teman-teman sejawat yang juga sekolah di madrasah yang dikepalai Drs. H. Razali, M.Pd.

    Sabtu, 24 April 2022, sekitar 20 siswa yang tergabung dalam OSIS MAN 1 Pontianak bergerak menuju rumah 18 siswa MAN 1 Pontianak. Adapun lokasi rumah yang dituju berada di Jalan H. Rais A. Rahman, Jalan Prof. M. Yamin, Jalan Tabrani Ahmad, Jalan Husein Hamzah, Jalan Kom. Yos Sudarso, Jalan Tanggul 2, Jalan K.H.Ahmad Dahlan, dan Jalan Tanjung Raya 2.

    “Sebelumnya OSIS telah mendata siswa/i yang dianggap perlu mendapat bantuan sembako. Data tersebut atas bantuan dari setiap wali kelas yang melaporkan kepada kami dari OSIS” ungkap Afdikal selaku koordinator kegiatan.

    Lebih lanjut Afdikal menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan setelah berkoordinasi dengan waka kesiswaan dan kepala madrasah. Dan atas masukan saran yang diberikan, target pembagian sembako tahun inidifokuskan kepada teman-teman yang layak untuk mendapatkan bantuan sembako.

    “Ternyata dilingkungan kami sekolah saja masih banyak yang membutuhkan. Maka dari itu, kami fokuskan pembagian sembako di lingkungan terdekat kami yaitu siswa/i MAN 1 Pontianak,” tambah Fajar selaku ketua OSIS MAN 1 Pontianak.

    Firmansyah yang tergabung dalam OSIS MAN 1 Pontianak menambahkan, terdapat kendala di lapangan. Yakni alamat rumah yang susah ditemukan. Ditambah lagi nomor Handphone yang tidak aktif. Jadi sembako tersebut diserahkan saat di Madrasah. Untuk yang lain, alhamdullilah berjalan dengan lancar dan Insya Allah akan bermanfaat bagi teman-teman yang menerima, harap Firmansyah.*(fandri)

  • 600 Siswa MAN 1 Pontianak Ikuti PTM

    600 Siswa MAN 1 Pontianak Ikuti PTM

     

    Pontianak (Mansa) — Sejak Rabu, 6 April 2022 seluruh siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pontianak mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Sekitar 600 siswa kelas X dan XI tampak mengikuti apel di halaman MAN 1, yang beralamat di Jalan H. Haruna Pontianak Barat. Pembinaan dan pengarahan disampaikan langsung oleh kepala madrasah, Drs. H. Razali, M.Pd pada Rabu (6/4/2022) pagi.Dalam arahannya, antara lain Razali meminta kepada seluruh siswa untuk bisa mengikuti pembelajaran tatap muka dengan baik. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan selama proses pembelajaran tatap muka berlangsung atau selama berada di lingkungan madrasah. Kepada seluruh siswa juga diminta untuk menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan kelas.

    Mengingat saat ini, gedung MAN 1 Pontianak sudah menempati gedung baru, sehingga seluruh siswa dan warga madrasah diminta untuk bersama-sama menjaga dan merawat gedung yang berdiri megah tiga lantai ini. Di hadapan seluruh siswa yang mengikuti apel, Razali juga meminta untuk menjaga kebersihan dan keindahan gedung.

    Selain itu, jika ada bagian dan atau fasilitas madrasah yang belum sempurna atau belum berfungsi dengan baik, diminta untuk melapor ke pihak madrasah. Dan akan diteruskan kepada pihak yang berwenang untuk melakukan perbaikan. Karena memang gedung yang ditempati statusnya masih dipinjamkan dan dalam masa pemeliharaan, jelas Razali.*(sumi/ptk)

     

  • Giat Asesmen Nasional 2021 MAN 1 Pontianak

    Giat Asesmen Nasional 2021 MAN 1 Pontianak

    Pontianak – Pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) 2021 yang diikuti oleh 45 siswa kelas XI MAN 1 Pontianak berlangsung dengan lancar. Selama 2 hari, 27 – 28 September 2021, mereka bergelut dengan instrumen-instrumen Asesmen Nasional. Setiap harinya pelaksanaan dimulai sejak pukul 07.30 – 16.30 yang dibagi menjadi 3 sesi dengan diawasi oleh Harin Dwi Jayati, guru dari MA Sirajun Jadid. Setiap sesi diberikan alokasi waktu selama 130 menit untuk menjawab semua instrumen yang terdiri atas instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) meliputi soal-soal Literasi (hari pertama) dan Numerasi (hari kedua) kemudian ditambah dengan instrumen Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.

    Bentuk soal AN beragam untuk setiap instrumen. Bentuknya terdiri atas Pilihan Ganda, Pilihan Ganda Kompleks, Menjodohkan, Isian Singkat, dan Uraian. “Soalnya lumayan sulit karena teksnya Panjang,” ujar Abdul Kholif, salah satu peserta.

    “Siswa yang mengikuti ANBK ini ada 50 orang yang terdiri atas 45 utama dan 5 cadangan. Jika yang utama tidak hadir maka digantikan oleh cadangan.” jelas Bandang Winardi selaku Teknisi dalam kegiatan tersebut. “Kemarin peserta mengerjakan soal Literasi, hari ini mereka mengerjakan soal numerasi.” kata Rohmadi selaku Proktor, “kemarin, mereka juga mengerjakan instrumen Survei Karakter,” tambah Rohmadi.

    Asesmen Nasional, pengganti Ujian Nasional (UN), terdiri atas tiga instrumen, yaitu: Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Penyelenggaraan AN dilaksanakan pada 27 – 30 September 2021 yang terbagi menjadi 2 gelombang (Gelombang 1 pada 27 – 28 September 2021, sedangkan gelombang 2 pada 29 – 30 September 2021).  Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, MAN 1 Pontianak memilih melaksanakannya pada gelombang pertama. “Kita pilih gelombang 1 supaya jika terjadi masalah, siswa kita bisa menyusul di gelombang berikutnya.” ungkap Rohmadi. (SS/MANSA)

  • Giat Forum Rohani Islam MAN 1 Pontianak (FRISMA) Menyemarakan Tahun Baru Islam 1443 H

    Giat Forum Rohani Islam MAN 1 Pontianak (FRISMA) Menyemarakan Tahun Baru Islam 1443 H

    Forum Rohani Islam MAN 1 Pontianak (FRISMA) organisasi di bidang kerohisan atau keagamaan di madrasah. Pada bulan Muharam ini FRISMA telah mengadakan kegiatan perlombaan antarkelas yang diikuti siswa/siswi MAN 1 Pontianak.

    Agenda perlombaan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1443 H. Adapun tema yang diangkat yaitu KERTAS (KREASI BAKAT MANSA). Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat ukhuwah antarsiswa dan menyalurkan kreativitas, bakat, dan minat siswa MAN 1 Pontianak.

    Kegiatan ini terbagi menjadi lima kategori lomba yaitu Da’i/dai’yah, adzan, tahfidz Qur’an, sholawat kreasi yang dilakukan secara offline selama dua hari dari tanggal 28  s.d. 29 Agustus 2021 yang berlokasi di IKIP PGRI Jalan Ilham dan lomba Poster Digital yang dilakukan secara online lewat sosial media instagram @frisma_man1pontianak dari tanggal 27 Agustus s.d. 29 Agustus 2021.

    Kegiatan perlombaan ini juga dilakukan atas perizinan dan pantauan langsung dari pihak madrasah serta mengikuti prokes mengingat pandemi covid masih berlangsung.

    Dalam kesempatan tersebut Ibu Marlina SY, S.Ag selaku Sekretaris Kegamaan MAN 1 Pontianak dan sebagai Pembina FRISMA MAN 1 Pontianak memberikan apresiasi dan tanggapan terhadap kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh Pengurus Frisma.

    “FRISMA adalah salah satu wadah untuk melatih dan mendidik siswa menjalani proses pembelajaran di luar jam pelajaran yang diterimanya di madrasah. Selain mendapat pengetahuan tentang pelajaran di madrasah, siswa juga bisa belajar tentang organisasi, sosialisasi dan komunikasi secara langsung dengan orang lain. Siswa juga bisa belajar untuk menjadi pemimpin. Makanya dalam FRISMA dibuatlah program kerja yang harus dilaksanakan pengurus Frisma selama masa jabatannya. Dalam rangka 1 Muharram ini FRISMA kembali menggelar kegiatan dengan tujuan mencari potensi terbaik yang dimiliki oleh siswa kelas X, XI dan XII. Dengan cara seperti ini siswa yang memang memiliki potensi dalam dirinya bisa menyalurkan dan mengembangkan potensi tersebut. Hal ini sangat berguna bagi masa depannya. Semoga FRISMA selalu bisa menjadi wadah terbaik untuk mengembangakan potensi siswa MAN 1 Pontianak. Dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan 1 Muharam ini.”

    Weldi Anggara selaku ketua panitia KERTAS mengatakan, “Dengan adanya lomba ini dapat terciptannya kebersamaan dan kerja sama yang lebih baik. Jangan pernah takut menghadapi apapun itu,karena ketakutan tidak akan membawa keberhasilan (kembangkan dan luaskan nama baik Frisma dan MAN 1 Pontianak,”harapnya.

    Haikal salah satu peserta sangat antusias mengikuti kegiatan perlombaan ini. “Menurut saya dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat untuk menjalin ukhuwah islamiah antarsiswa dan mencari pengalaman dan jam terbang bagi siswa untuk menuju kesuksesan,” ujarnya. (Noviandini/Rizaldy)

  • Vaksinasi Covid-19 Siswa MAN 1 Pontianak Bentuk Peduli Generasi Indonesia

    Vaksinasi Covid-19 Siswa MAN 1 Pontianak Bentuk Peduli Generasi Indonesia

    Pontianak – Pada Senin (16/8), MAN 1 Pontianak bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 pertama yang dikhususkan bagi siswa kelas XII. Vaksinasi berlangsung sejak pukul 08.00 di gedung IKIP PGRI Pontianak (Jalan Ilham, Kota Baru). Sekitar dua belas tenaga kesehatan diturunkan oleh Dinkes Prov. Kalbar dalam kegiatan tersebut. Tampak juga Kepala MAN 1 Pontianak, para waka, wali kelas XII, beberapa pegawai TU yang turut membantu lancarnya kegiatan hingga selesai.

    MAN 1 Pontianak menjadi madrasah pertama di Pontianak yang menggelar vaksinasi Covid-19 bagi siswanya. “Baru madrasah kita yang melaksanakan kegiatan ini”, kata Razali selaku Kepala MAN 1 Pontianak, “sebelumnya kita mengajukan permohonan secara tertulis kepada Dinas Kesehatan Prov. Kalbar kemudian mereka menghubungi saya melalui telepon untuk mempersiapkan kegiatan vaksinasi sesuai jadwal yang mereka tentukan”, lanjutnya. Upaya MAN 1 Pontianak ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam pelaksanaan program Vaksinasi Covid-19 secara nasional agar memutus rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah Covid-19 di Indonesia.

    Vaksinasi Covid-19 kepada siswa kelas XII telah melalui prosedur yang ditetapkan. Siswa yang akan divaksin diwajibkan membawa surat persetujuan dari orang tuanya. Sebelum divaksin, setiap siswa melalui proses pemeriksaan kondisi kesehatan. Siswa yang terindikasi tidak sehat atau tidak boleh divaksin saat itu maka tidak dilakukan vaksinasi kepadanya. Siswa yang telah divaksin diwajibkan menunggu masa observasi selama lima belas menit di ruang observasi untuk mengetahui keluhan atau efek yang terjadi setelah divaksin. Jika dipastikan tidak mengalami efek apapun setelah lima belas menit, mereka diperbolehkan pulang.

    Siswa yang telah divaksin menerima Kartu Vaksinasi Covid-19 yang dicetak oleh tim tenaga kesehatan. Mereka juga menerima Sertifikat Vaksin Covid-19 pertama. Sertifikat tersebut dapat mereka unduh di https://pedulilindungi.id/. Setelah menerima vaksin Covid-19 yang pertama, mereka akan mendapatkan vaksin Covid-19 kedua pada tanggal 14 Sepetember 2021. (SS/MANSA)

  • MAN 1 Pontianak Juara 1 Fashion Road 2019

    MAN 1 Pontianak Juara 1 Fashion Road 2019

    Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-248 Kota Pontianak, Pemerintah Kota Pontianak bekerja sama dengan Pontianak Post menyelenggarakan Event Pontianak Oktober Festival 2019. Kegiatan tersebut berisi lomba Drumband dan Fashion Road dengan mengusung tema “Disney”.

    Pada Sabtu (12/10), sejak pukul 09.00 WIB, lomba telah dimulai. Para peserta yang terdiri atas 28 tim dari tingkat SD/MI, SMP/MTs., dan SMA/SMK/MA yang berasal dari Kab. Sambas, Kab. Mempawah, Kab. Kubu Raya, dan Kota Pontianak berjalan menyusuri sebagian Jalan Gajah Mada. Mereka memamerkan berbagai kostum tokoh-tokoh kartun Disney dengan diiringi aksi Drum Band dari tim mereka masing-masing. Tepat di depan kafe Corner, mereka beratraksi di hadapan para dewan juri yang akan menentukan pemenang lomba tersebut. MAN 1 Pontianak turut serta dalam lomba tersebut dengan menurunkan 76 peserta didiknya yang terdiri atas 38 orang dalam tim Fashion Road dan 38 orang dalam tim Drum Band.

    Pengumuman pemenang dilaksanakan pada hari yang sama, tepatnya pukul 16.30 WIB di gedung Graha Pontianak Post. Tim Fashion Road MAN 1 Pontianak meraih juara 1 mengalahkan 27 tim lainnya. Pencapaian ini merupakan buah dari hasil kerja keras para peserta didik dengan dibimbing oleh para waka, guru, dan pegawai tata usaha yang sejak beberapa minggu sebelumnya telah menyiapkan berbagai macam properti. “Tentunya saya sangat bersyukur kepada Allah Swt. dan saya juga bangga dengan siswa-siswi saya yang sudah bekerja keras untuk mengikuti lomba ini. Dari awal mereka sudah punya konsep sendiri tentang lomba yang akan mereka ikuti. Saya Cuma mendukung keinginan mereka. Walaupun awalnya ada keraguan. Apakah mereka bisa mewujudkan konsep yang mereka rencanakan mengingat waktu persiapan yang bisa di bilang mepet (sekitar 2 minggu). Tapi Alhamdulillah mereka bisa membuktikan bahwa mereka mampu” ujar Dwi Astuti selaku waka kesiswaan MAN 1 Pontianak.

    Seluruh keluarga besar madrasah yang dipimpin oleh Drs. H. Razali, M.Pd. ini sangat senang mendengar berita baik tersebut. MAN 1 Pontianak merupakan perwakilan dari sekolah di bawah naungan Kementerian Agama yang akhirnya dapat mengharumkan nama madrasah khususnya aliyah di mata warga Kota Pontianak melalui even yang bergengsi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pontianak bekerja sama dengan media massa ternama, Pontianak Post. (Nyemasalya/Ptk)

  • “My School MAN 1 Pontianak”, Bukti Eksistensi MAN 1 Pontianak

    “My School MAN 1 Pontianak”, Bukti Eksistensi MAN 1 Pontianak

    Mulai tahun pelajaran 2019/2020 sebuah aplikasi berbasis android yang bernama My School MAN 1 Pontianak diluncurkan di MAN 1 Pontianak. Aplikasi tersebut berisi berbagai informasi tentang madrasah yang dipimpin oleh Drs. H. Razali, M.Pd. sejak tahun 2017 ini.

    Saat upacara bendera hari Senin (26/8) Rohmadi, S.Pd., M.Pd. selaku waka kurikulum yang bertindak sebagai pembina upacara memperkenalkannya kepada seluruh peserta upacara. “Sekarang madrasah kita memiliki aplikasi My School MAN 1 Pontianak yang bisa di-​​​​download di Play Store lewat smartphone kita,” tuturnya.

    Dengan aplikasi My School MAN 1 Pontianak siapapun yang memiliki akses ke dalamnya dapat memperoleh informasi tentang MAN 1 Pontianak, khususnya orang tua. Mereka dapat mengecek data kehadiran anaknya dan mengetahui info terbaru berkaitan dengan kegiatan-kegiatan kesiswaan.

    Aplikasi My School MAN 1 Pontianak diciptakan oleh Wahyudi, alumni MAN 1 Pontianak angkatan 2004 dengan tujuan sebagai jendela informasi dan penghubung antara peserta didik, orang tua, dan guru. Penggunaan aplikasi ini sebagai bentuk penerapan keterbukaan informasi dalam era Revolusi Industri 4.0. Aplikasi ini menjadi bukti eksistensi MAN 1 Pontianak di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat.

    Pewarta: Sugeng Subraja

  • MAN 1 Pontianak Siap Luncurkan Roket Air ke Bumi Khatulistiwa

    MAN 1 Pontianak Siap Luncurkan Roket Air ke Bumi Khatulistiwa

    Roket air siap diluncurkan siswa MAN 1 Pontianak di lapangan atletik, Jalan Ampera (belakang SMAN 8 Pontianak) pada 29/8. Beberapa hari menjelang waktu yang ditentukan, mereka dengan didampingi guru-guru pembimbingnya mendesain dan melakukan percobaan-percobaan terhadap roket air yang akan diluncurkan agar tepat menuju sasaran yang dibidik.

    Saat ditemui di ruang guru, Jumat (23/8) sekitar pukul 16.00, tampak keseriusan di wajah Agung Prayoga (XI IPS-1) dan Muhammad Fadil (X MIPA-1) membuat roket air dari botol-botol plastik. Guru-guru pembimbing mereka (Aryoli, S.Pd. dan Mislah, S.Pd.) juga tampak memberikan bimbingan.

    Mereka akan unjuk kecanggihan roket airnya bersama peserta-peserta yang lain dalam Lomba Roket Air Tingkat Pelajar se-Kota Pontianak yang diselenggarakan oleh UPT Pusat Iptek dan Bahasa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak. Lomba ini akan dilaksanakan pada tanggal 28 – 29 Agustus 2019. Berdasarkan jadwal lomba, kegiatan diawali dengan pemberian materi, dan pembuatan roket pada tanggal 28/8 di gedung PCC. Kemudian pada tanggal 29/8 peluncuran roket  air dilaksanakan. Penilaian terdiri atas dua kategori, yaitu ketepatan dan kehandalan roket.

    Sepuluh siswa yang terpilih akan mewakili Kota Pontianak dalam Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2019. Pemenang KRAN akan lanjut berlaga di Kompetisi Roket Air Internasional 2019 yang akan di selenggarakan di Jepang.

    Pewarta: Sugeng Subraja

    Foto: Aryoli & Sugeng Subraja

  • MAN 1 Pontianak Memerdekakan Kreativitas Peserta Didik

    MAN 1 Pontianak Memerdekakan Kreativitas Peserta Didik

    Ada yang berbeda dalam peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di MAN 1 Pontianak pada Sabtu, 17/8. Seusai upacara, para model berpakaian yang terbuat dari bahan-bahan berunsur tumbuhan dan barang bekas memamerkan desain rancangan kelasnya masing-masing. Mereka merupakan perwakilan setiap kelas yang sedang mengikuti lomba Fashion Show bertema “Go Green”. 

    Tema ini dipilih sebagai pembelajaran kepada peserta didik untuk menyelamatkan Alam dari kerusakan akibat sampah dan bagaimana mengubah barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat.

    Lomba tersebut merupakan satu dari beberapa cabang lomba yang diselenggarakan OSIS bekerja sama dengan Frisma, Creative Team, dan Kmasan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI. Pada waktu sebelumnya, 13-14 Agustus 2019, telah dilaksanakan beberapa lomba bertajuk “Traditional Game Competition Sesion 2″ yang terdiri atas Bakiak, Batu Lima, Makan Kerupuk, Gala Hadang, Enggrang, dan Balap Karung.

    Kepala Madrasah beserta seluruh guru dan pegawai Tata  Usaha turut mendukung semua kegiatan yang dilakukan peserta didik. MAN 1 Pontianak  selalu memfasilitasi bentuk kreativitas yang positif para peserta didik.

    Pewarta: Sugeng Subraja

    Fotografer: Rama Novarianto