Tag: MADRASAH PONTIANAK

  • HUT ke-56 Kakanwil Kemenag Kalbar Mewarnai Acara Pelepasan Peserta Didik MAN 1 Pontianak

    HUT ke-56 Kakanwil Kemenag Kalbar Mewarnai Acara Pelepasan Peserta Didik MAN 1 Pontianak

    MAN 1 Pontianak – Ucapan selamat ulang tahun kepada Muhajirin Yanis, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kalbar, mewarnai acara Pelepasan Peserta Didik MAN 1 Pontianak yang diselenggarakan di Kubu Resort, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya pada Minggu (28/4/2024). Muhajirin Yanis yang saat itu berulang tahun ke-56 menyempatkan waktunya menghadiri acara tersebut meskipun dilaksanakan pada hari libur. Tampak juga dalam acara tersebut Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak dan pejabat Kemenag lainnya.

    Di tengah berlangsungnya acara, Muhajirin Yanis dikejutkan dengan ucapan selamat ulang tahun diiringi musik oleh seluruh yang hadir dalam acara tersebut. Hal tersebut dirancang secara spontanitas oleh panitia acara. Tampak ekspresi bahagia terpancar dari wajah beliau.

    Kepala MAN 1 Pontianak dalam sambutannya menyampaikan informasi bahwa 339 siswa kelas XII yang dilepas pada tahun ini telah mengukir banyak prestasi yang membanggakan MAN 1 Pontianak, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Sebanyak 111 siswa diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur tanpa tes. Sedangkan, dalam bidang nonakademik, sebanyak 147 prestasi mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional diraih siswa.

    Muhajirin Yanis sangat bangga atas prestasi yang diraih siswa. “Saya selalu Kakanwil Kemenag Kalbar memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat kepada siswa Kelas XII MAN 1 Pontianak ini yang memiliki prestasi luar biasa. Kalian adalah bukti bahwa motto ‘Lebih Baik Madrasah dan Madrasah Lebih Baik’ itu bukan hanya isapan jempol. Terbukti kalian bertabur prestasi, sehingga membuat madrasah hebat dan bermartabat,” ungkap Muhajirin Yanis.

    Dalam kesempatan itu, Muhajirin Yanis juga menyampaikan pesan kepada siswa kelas XII. “Siswa madrasah itu harus berkomitmen untuk terus semangat dalam belajar. Dalam ajaran Islam, belajar itu sepanjang hayat dikandung badan, mulai dari buaian hingga masuk di liang lahat. Jangan menyerah dengan tantangan yang dihadapi. Tingkatkan prestasi dan perkokohlah dengan iman dan takwa dimanapun kalian berada!” tegas Muhajirin.

    Keluarga besar MAN 1 Pontianak mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-56 kepada Muhajirin Yanis dan mendoakan beliau. “Semoga Selalu Diberikan Kesehatan, Kesuksesan, dan Kebahagiaan serta Selalu Dilindungi oleh Allah Swt.” kalimat di Banner yang posting di media sosial MAN 1 Pontianak.  (SS)

  • Kegiatan Pembelajaran di MAN 1 Pontianak Diawali Kegiatan Halalbihalal

    Kegiatan Pembelajaran di MAN 1 Pontianak Diawali Kegiatan Halalbihalal

    Pontianak (Kemenag) — Pada hari Rabu (17/4/2024) seluruh siswa  MAN 1 Pontianak telah menjalani aktivitas pembelajaran seperti biasanya. Sehari sebelumnya, hari pertama setelah libur menyambut Idul Fitri 1445 H, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan beserta seluruh siswa mengawali kegiatan dengan halalbihalal di lapangan madrasah.

    Sebelum halalbihalal dilaksanakan, Rohmadi selaku waka kurikulum memberikan pengarahan kepada seluruh siswa khususnya berkaitan dengan mapel pilihan dalam kurikulum merdeka bagi siswa kelas X saat berada di kelas XI nanti. Setelah pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan halalbihalal antara pendidik dan tenaga kependidikan serta seluruh siswa.

    Kegiatan halalbihalal berlangsung penuh keceriaan tetapi tetap khidmat. Tampak para siswa menyalami satu-persatu guru dan pegawai Tata Usaha. Saat itu, kepala MAN 1 Pontianak, Razali, tidak dapat hadir karena pada hari Senin (15/4), pukul 02.00 pagi beliau harus ke Serawai setelah mendapat kabar bahwa ibu mertua beliau meninggal dunia.

    Setelah kegiatan halalbihalal, seluruh siswa kembali ke kelas masing-masing kemudian membaca doa dan surah Yasin yang ditujukan kepada almarhumah ibu mertua kepala madrasah dengan dipandu dari ruang guru melalui pelantang suara. Seluruh guru, pegawai TU, dan siswa tampak khidmat membacakan doa dan surah Yasin.

    Kegiatan hari itu diakhiri dengan bergotong royong membersihkan setiap kelas. Setelah libur menyambut idul fitri tampak ruang-ruang khususnya kelas telah berdebu. Agar pembelajaran terasa kondusif maka kegiatan bersih-bersih kelas perlu dilakukan. Seluruh siswa dan guru bahu-membahu membersihkan setiap ruang demi terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan sehat. (SS)

     

  • Ratusan Siswa MAN 1 Pontianak Berhasil Masuk ke Perguruan Tinggi Negeri Tanpa Tes

    Ratusan Siswa MAN 1 Pontianak Berhasil Masuk ke Perguruan Tinggi Negeri Tanpa Tes

    Pontianak (Kemenag) — Pada Kamis (4/4/2024), MAN 1 Pontianak merilis data terbaru daftar siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Penelusuran Minat dan Prestasi (PMDP) Poltekkes Kemenkes, dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) tahun 2024. Berdasarkan data tersebut, jumlah siswa yang diterima di PTN melalui jalur SNBP dan PMDP Poltekkes Kemenkes tahun ini terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

    Peningkatan paling signifikan tampak pada jalur SNBP. Selama tiga tahun terakhir, siswa yang diterima di PTN melalui jalur ini selalu mengalami tren peningkatan. Peningkatan yang luar biasa terjadi pada tahun ini. Jumlah siswa yang diterima melalui jalur SNBP pada tahun 2022 sebanyak 33 siswa, tahun 2023 sebanyak 38 siswa, tahun ini meningkat lagi menjadi 56 siswa.

    Siswa MAN 1 Pontianak yang lulus jalur SNBP sebagian besar diterima di PTN favorit di Kalimantan Barat antara lain Universitas Tanjungpura (Untan) dan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep). Di antara kedua PTN tersebut, Untan yang jumlahnya paling banyak. Sedangkan siswa yang lulus melalui jalur lainnya menjadi calon mahasiswa di Poltekkes dan IAIN Pontianak. Untan dan Polnep menjadi pilihan siswa karena sebagian beralasan tidak mau jauh dari orang tua. “Saya pilih kuliah di Pontianak jak, Pak, biar bisa tetap dekat dengan orang tua.” kata Izmi, salah seorang siswa yang lulus jalur SNBP.

    Meskipun jumlah siswa yang diterima di PTN melalui jalur SPAN PTKIN dan PMDP Poltekkes Kemenkes tidak sebanyak jalur SNBP, berdasarkan jumlah keseluruhan siswa MAN 1 Pontianak yang diterima di PTN terjadi peningkatan dibandingkan 2 tahun sebelumnya. Jumlah siswa yang diterima di PTN pada tahun 2022 sebanyak 103 siswa, tahun 2023 sebanyak 95 siswa, dan tahun ini meningkat menjadi 111 siswa.

    SNBP, PMDP, dan SPAN PTKIN merupakan jalur seleksi bagi para siswa yang akan menjadi calon mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri. Siswa diterima di  PTN tanpa mengikuti serangkaian tes. Mereka diterima berdasarkan penelusuran prestasi akademik melalui nilai rapor serta portofolio akademik dan nonakademik. Istilah sebelumnya untuk SNBP kita kenal dengan Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

    Kepala MAN 1 Pontianak, Razali, berharap pada tahun depan akan mengalami peningkatan yang luar biasa kembali. Sejalan dengan Kepala Madrasah, Waka Kurikulum MAN 1 Pontianak, Rohmadi, juga merasa bahagia atas capaian peninggkatan jumlah yang signifikan pada tahun ini. “Jumlah siswa kita yang diterima di PTN melalui jalur tanpa tes lebih banyak dibandingkan MA lain di Kalbar. Kecuali, MAN Singkawang, yang masih di atas jumlah MAN 1 Pontianak.” kata Rohmadi kepada para siswa kelas X yang saat itu sedang mengikuti sosialisasi di Aula. (SS)

  • Kepala MAN 1 Pontianak Mengikuti Kegiatan Persiapan Integrasi Sistem Informasi Layanan Publik di Lingkungan Kementerian Agama Tahun 2024

    Kepala MAN 1 Pontianak Mengikuti Kegiatan Persiapan Integrasi Sistem Informasi Layanan Publik di Lingkungan Kementerian Agama Tahun 2024

    MAN 1 Pontianak – Kepala MAN 1 Pontianak, Razali, sejak Senin (25/3/2024) melaksanakan tugas kedinasan di Jakarta. Beliau merupakan perwakilan Kepala Madrasah dari Kalimantan Barat yang diundang dalam Kegiatan Persiapan Integrasi Sistem Informasi Layanan Publik di Lingkungan Kementerian Agama Tahun 2024 yang diselenggarakan Biro Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi Setjen Kementerian Agama.

    Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, 25 s.d. 29 Maret 2024, di Aston Kemayoran City Hotel, Jl. HBR Motik No. 4, Kebayoran, Jakarta. Seluruh Kanwil Kementerian Agama se-Indonesia, beberapa Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Balai Diklat Keagamaan, dan beberapa Madrasah di Indonesia mengikuti tersebut.

    Razali berada di antara undangan dari Kementerian Agama Kalbar yang hadir. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis, dan Kabag Tata Usaha, Kaharudin, tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, Kepala Kemenag Kota Pontianak, Kepala Kemenag Kota Singkawang, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Pontianak beserta tim, Kasubbag Tata Usaha Kota Singkawang beserta tim, Ketua Tim HDI Kanwil Kemenag Kalbar, dan Pranata Komputer Kanwil Kemenag Kalbar juga hadir dalam kegiatan tersebut.

    Kegiatan Persiapan Integrasi Sistem Informasi Layanan Publik di Lingkungan Kementerian Agama Tahun 2024 diselenggarakan dalam rangka implementasi Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan penerapan integrasi Sistem Informasi Layanan Publik pada Satuan Kerja Kementerian Agama. Menurut Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Setjen Kemenag, Akhmad Fauzin, penyelenggaran kegiatan ini sebagai upaya untuk mengintegrasikan ribuan aplikasi yang tersebar dari berbagai satker Kementerian Agama, baik yang ada di PTKN maupun di Kanwil dan Kemenag Kabupaten/Kota.

    Kegiatan ini menjadi langkah strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan mengintegrasikan sistem informasi layanan publik, diharapkan akan terwujud layanan yang lebih terpadu, mudah diakses, dan efektif. (SS)

  • Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak Memantau Pelaksanaan Asesmen Madrasah di MAN 1 Pontianak

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak Memantau Pelaksanaan Asesmen Madrasah di MAN 1 Pontianak

    MAN 1 PONTIANAK  Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak, H. Mi’rad, S.Ag., M.A.P., memantau langsung pelaksanaan Asesmen Madrasah (AM) di MAN 1 Pontianak pada hari pertama, Senin (18/3). Dengan didampingi Kasi Pendidikan Madrasah dan Kepala MAN 1 Pontianak, beliau memantau langsung situasi dan kondisi pelaksanaan di ruang ujian. Di sana beliau mengecek langsung proses peserta menjawab soal asesmen yang dilakukan secara online.

    Dalam kunjungannya, Mi’rad menegaskan bahwa pelaksanaan asesmen sangat penting karena dapat mengevaluasi pencapaian siswa. Selain itu, hal ini akan mempersiapkan siswa dalam melanjutkan langkah berikutnya untuk menentukan pendidikan atau kariernya. Tujuan kunjungan beliau juga untuk memberikan dukungan serta masukan bagi pelaksanaan asesmen yang lebih baik pada tahun-tahun berikutnya.

    Kepala MAN 1 Pontianak, Drs. H. Razali, M.Pd., sangat menyambut baik kehadiran orang nomor 1 di Kementerian Agama Kota Pontianak ini. Razali menjelaskan secara detail proses pelaksanaan AM kepada Kepala Kemenag Kota Pontianak. “Kami sudah berupaya melaksanakan AM secara maksimal dengan tetap mengikuti aturan yang ditetapkan. Meskipun  asesmen dilakukan secara online, kami tetap melakukan pengawasan yang ketat agar keabsahan dan integritas tercapai,” jelas Razali.

    Kepala Kemenag Kota Pontianak sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Kepala MAN 1 Pontianak beserta seluruh komponen madrasah. Di akhir kunjungannya beliau menyampaikan selamat dan sukses dalam melaksanakan AM dan berharap pelaksanaannya akan berjalan dengan lancar.

    “Selamat dan sukses melaksanakan AM, semoga pelaksanaan berjalan lancar hingga selesai nanti,” kata Mi’rad sebelum berfoto bersama Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Pontianak, Kepala Madrasah, dan para Wakil Kepala MAN 1 Pontianak. (SS)

  • MAN 1 Pontianak Menyelenggarakan Asesmen Madrasah Berbasis Online

    MAN 1 Pontianak Menyelenggarakan Asesmen Madrasah Berbasis Online

    MAN 1 Pontianak melaksanakan Asesmen Madrasah (AM) mulai Senin (18/3), hingga Rabu, (27/3). Menyadari pentingnya mengikuti zaman di era digital, MAN 1 Pontianak melaksanakan AM berbasis online. Sebanyak 338 peserta yang dikelompokkan ke dalam 18 ruang ujian mengerjakan soal AM melalui aplikasi dengan gawainya masing-masing.

    Untuk memastikan keabsahan dan integritas hasil asesmen, pengawasan yang ketat dilakukan selama proses berlangsung. Guru yang ditunjuk sebagai pengawas memantau peserta asesmen untuk memastikan bahwa asesmen berjalan secara adil dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

    Pelaksanaan AM berbasis online merupakan salah satu upaya MAN 1 Pontianak menerapkan transformasi teknologi di sektor pendidikan. Melalui cara ini diharapkan dapat mengefektifkan dan mengefisienkan pelaksanaan kegiatan. Selain itu, siswa pun akan mendapatkan pengalaman yang akan menyiapkan mereka menghadapi segala aktivitas di era digital saat ini.

    “Proses pelaksanaan Asesmen Madrasah berbasis online di MAN 1 Pontianak memberikan persiapan bagi siswa dalam menghadapi tantangan di masa depan. Kemampuan menggunakan teknologi digital dan mandiri dalam mengakses informasi dan melakukan evaluasi akan menjadi keterampilan yang sangat berharga di era digital ini,” kata Razali, Kepala MAN 1 Pontianak.

    Dalam rangka menjaga keberlanjutan dan meningkatkan efektivitas asesmen madrasah berbasis online, MAN 1 Pontianak juga akan terus melakukan evaluasi dan pembaruan terhadap platform yang digunakan serta prosedur yang telah ditetapkan. Dengan memperhatikan masukan dari siswa, orang tua, dan staf sekolah, MAN 1 Pontianak dapat terus mengoptimalkan pelaksanaan asesmen untuk memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

    Melalui pelaksanaan Asesmen Madrasah berbasis online ini, MAN 1 Pontianak menunjukkan komitmennya dalam memanfaatkan teknologi di sektor pendidikan. Diharapkan bahwa langkah ini akan terus ditingkatkan dan akan menyentuh semua aktivitas pendidikan di MAN 1 Pontianak. (SS)

  • Kajian Islami Mewarnai Kegiatan Ramadan di MAN 1 Pontianak

    Kajian Islami Mewarnai Kegiatan Ramadan di MAN 1 Pontianak

    MAN 1 PONTIANAK — Kajian Islami menjadi salah satu program dalam Kegiatan Ramadan MAN 1 Pontianak yang dilaksanakan pada 13—15 Maret 2024. Kajian ini dilaksanakan setelah seluruh siswa selesai mengerjakan salat Duha berjamaah.

    Dai dan Daiyah yang mengisi kajian islami adalah siswa-siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Dai/Daiyah MAN 1 Pontianak yang dibina oleh Aminah, salah seorang guru rumpun PAI. Kepiawaian calon Dai dan Daiyah dalam menyampaikan dakwahnya membuat seluruh siswa yang berada dalam ruangan mendengarkan dengan penuh khidmat.

    Kegiatan kajian ini diikuti oleh seluruh siswa termasuk siswa yang berada di kampus 2, Jln. Tanjung Raya 2. Meskipun tempat pelaksanaannya terpisah, kegiatan tetap berlangsung dengan tertib dan lancar. “Siswa yang menjadi Dai dan Daiyah bergantian tempat. Setelah mengisi kajian di tempat jamaah putra, mereka pindah ke tempat jamaah putri.” terang Marlina, salah seorang guru rumpun PAI, “begitu juga di kampus 2. Siswa yang menjadi Dai dan Daiyah juga bertukar tempat. Hal ini dilakukan agar semuanya mendapatkan materi dan kesan yang sama” lanjutnya.

    Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh warga MAN 1 Pontianak karena melalui kegiatan ini siswa-siswa yang menjadi Dai dan Daiyah berkesempatan berlatih berdakwah di depan publik dimulai dari di hadapan para teman-temannya yang jumlahnya hampir seribu orang. “Siswa yang mengisi kajian tampak lancar berbicara.” jelas Marlina. (SS)

  • MAN 1 Pontianak Menyelenggarakan Kegiatan Ramadan 1445 Hijriah

    MAN 1 Pontianak Menyelenggarakan Kegiatan Ramadan 1445 Hijriah

    MAN 1 PONTIANAK – Memasuki bulan suci Ramadan tahun 1445 Hijriah, pada tanggal 13 – 15 Maret 2024 MAN 1 Pontianak menyelenggarakan kegiatan Ramadan yang diikuti oleh semua siswa kelas X, XI, dan XII. Kegiatan ini merupakan program Kepala Madrasah, Drs. H. Razali, M.Pd., yang telah didiskusikan dalam forum rapat rutin pada Jumat, 8/3/2024 bersama seluruh waka, guru, dan pegawai Tata Usaha. Dalam perancangan program kegiatan hingga pelaksanaannya waka kurikulum berkoordinasi dengan para guru rumpun PAI.

    Selama tiga hari sejak pukul 07.30 hingga selesai Zuhur, semua siswa menjalani aktivitas yang diprogramkan dalam kegiatan Ramadan. Dimulai dengan Tadarus Al-Qur’an yang didampingi dua guru di kelasnya masing-masing kemudian dilanjutkan dengan salat Duha berjamaah. Setelah salat Duha mereka mendengarkan kajian islami yang diisi oleh para siswa anggota ekstrakurikuler Dai/Daiyah kemudian kegiatan diakhiri dengan salat Zuhur berjamaah.

    Kepala madrasah berharap melalui kegiatan Ramadan ini seluruh warga MAN 1 Pontianak khususnya siswa mendapatkan keberkahan dari Allah Swt. “Kegiatan ini diharapkan mendapatkan keberkahan dari Allah Swt. di bulan penuh berkah bagi madrasah khususnya bagi siswa itu sendiri,” tutur Razali.

    Kegiatan Ramadan yang diselenggarakan pada tahun ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin di bulan Ramadan pada tahun-tahun berikutnya. Tentunya pelaksanaannya akan dievaluasi untuk dilakukan upaya yang lebih maksimal. (SS)

  • Siswa MAN 1 Pontianak Mengkhatamkan Al-Qur’an Setiap Hari di Bulan Ramadan 1445 Hijriah

    Siswa MAN 1 Pontianak Mengkhatamkan Al-Qur’an Setiap Hari di Bulan Ramadan 1445 Hijriah

    MAN 1 PONTIANAK — Seluruh siswa MAN 1 Pontianak mengkhatamkan Al-Qur’an selama tiga hari berturut-turut melalui kegiatan Tadarus Al-Qur’an. Kegiatan yang dilaksanakan pada 13—15 Maret 2024 ini merupakan salah satu program kegiatan Ramadan di madrasah yang dipimpin oleh Drs. H. Razali, M.Pd.

    Dalam perencanaan kegiatan tadarus Al-Qur’an ini kepala madrasah menargetkan setiap kelas dapat mengkhatamkan Al-Qur’an dalam 1 hari. MAN 1 Pontianak memiliki 29 kelas sehingga dalam tiga hari secara keseluruhan siswa dapat mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 87 kali. “Kita upayakan dalam 1 hari setiap kelas dapat khatam 30 Juz, sehingga dalam 3 hari siswa MAN 1 Pontianak khatam 29 kelas x 3 hari = 87 kali.” kata Razali dalam rapat pada Jumat, 8/3/2024.

    Dalam realisasinya, berdasarkan Daftar Rekapitulasi Kegiatan Tadarus Al-Qur’an yang dikirimkan kepada pewarta, terdapat 5 dari 29 kelas yang tidak memenuhi target khatam setiap hari dikarenakan di 5 kelas tersebut jumlah siswanya tidak sebanyak kelas yang lainnya. Meskipun begitu, 5 kelas tersebut tetap dapat mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 1 sampai 2 kali selama 3 hari. “Ada kelas yang jumlah siswanya tidak lengkap saat pelaksanaan kegiatan sehingga kelas tersebut tidak khatam 3 kali.” kata Marlina, salah seorang guru PAI.

    Kegiatan Tadarus Al-Qur’an dilakukan di setiap kelas dengan didampingi dua guru di setiap kelasnya. Tiga puluh juz dibagi ke seluruh siswa sehingga setiap siswa membaca juz bagiannya. Mereka bekerja sama menyelesaikan 30 juz. “Siswa yang belum terlalu lancar membaca Al-Qur’an dibantu oleh temannya yang sudah menyelesaikan juz bagiannya.” terang Marlina saat diwawancarai.

    Kegiatan Tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan selama tiga hari ini sangat disambut baik oleh seluruh warga madrasah khususnya para orang tua siswa. Kegiatan ini direncanakan akan diagendakan rutin pada setiap bulan Ramadan. (SS)

  • Kepala MAN 1 Pontianak Mengagendakan Rapat Rutin Bulanan untuk Mengevaluasi Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan

    Kepala MAN 1 Pontianak Mengagendakan Rapat Rutin Bulanan untuk Mengevaluasi Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan

    MAN 1 Pontianak – Para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) MAN 1 Pontianak mengikuti rapat rutin yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Razali, M.Pd. pada Jumat, 8/3/2024. Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Rohmadi, M.Pd., turut mendampingi Kepala Madrasah dalam rapat tersebut.

    Dalam rapat yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB di ruang guru itu, Kepala Madrasah mengevaluasi kinerja para pegawai dan proses pelaksanaan program yang sedang dijalankan. Selain itu, Kepala Madrasah juga menyampaikan pelaksanaan program pembelajaran selama bulan Ramadhan.

    Dalam rapat tersebut, dengan tegas Kepala Madrasah mengimbau kepada para guru untuk melaksanakan proses pembelajaran di kampus 1 dan kampus 2 sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Beliau menyampaikan bahwa selalu memantau proses pembelajaran di kampus 2 meskipun letaknya jauh dari kampus 1. “Saya tidak pernah membedakan perlakuan kepada guru-guru yang mengajar di kampus 1 dan kampus 2.” tegasnya.

    Rapat yang dilaksanakan pada kali ini merupakan rapat bulanan yang sudah diagendakan secara rutin setiap bulan. Kepala Madrasah mengagendakan rapat bulanan untuk mengevaluasi program yang sedang berlangsung sehingga setiap masalah yang muncul dapat segera mendapatkan solusinya. (SS)